Hasil Warna Cetakan Tidak Sama – Ini Penyebabnya

Warna Tidak Sama Pada Cetakan
source : Pexels

Sebagai seorang yang pelaku usaha di bidang percetakan, tentu kita sangat menjaga kualitas hasil cetakan kita. Permasalahan yang sering terjadi dalam dunia percetakan ialah ketika hasil warna cetakan yang tidak sama dengan yang diharapkan. Banyak hal yang bisa menjadi penyebab dari kesalahan ini dan hal yang paling sering ialah faktor pewarnaan pada proses desain. Berikut beberapa faktor penyebab kesalahan ini bisa terjadi :

1. Tidak Memahami 2 Model Warna (RGB dan CMYK)

Pertama-tama perlu kita memahami bahwa warna memiliki 2 model yaitu RGB (Red Green Blue) dan CMYK (Cyan Magenta Yellow Black). Kedua model warna ini memiliki perbedaan yang perlu kita ketahui. Sebagai contoh, pada layar monitor (komputer maupun laptop) menggunakan model RGB sehingga warna yang dihasilkan tidak sama dengan hasil cetakan yang menggunakan model CMYK. Sehingga Anda tidak dapat membandingkan warna pada monitor dengan hasil cetakan secara langsung.
Berikut Perbedaan Antara RGB dan CMYK :

RGBCMYK
1. Terdiri dari 3 warna primer yaitu Red, Green dan Blue
2. RGB diperuntukan untuk hasil desain yang ditampilkan pada layar monitor seperti konten Sosial Media dll.
3. Jika semua warna primer digabung, maka akan menghasilkan warna putih
1. Terdiri dari 4 warna primer yaitu Cyan, Magenta, Yellow dan Black
2. CMYK diperuntukan untuk hasil desain yang dicetak
3. Jika semua warna primer digabung, maka akan menghasilkan warna hitam

2. Kesalahan Pada Proses Desain

Kesalahan ini tidak selalu dilakukan oleh orang yang awam di bidang desain, para pekerja desain pun bisa melakukan kelalaian ini apabila tidak melakukan komunikasi dengan baik mengenai tujuan desain tersebut. Apakah desain itu ditampilkan pada layar monitor atau untuk dicetak. Mengkomunikasikan tujuan desain Anda akan sangat membantu proses pengerjaan desain.


Lantas, bagaimana solusinya?

1. Konversikan File Anda Dari RGB ke CMYK

Jika file Anda terlanjur mendesain menggunakan model warna RGB, maka Anda perlu mengkonversikannya ke CMYK menggunakan software desain grafis.

Adobe Photoshop. Jika menggunakan Adobe Photoshop, maka Anda dapat mengikuti langkah

  • Buka Adobe Photoshop > Image > Mode > CMYK / RGB

Adobe Illustrator. Jika menggunakan Adobe Illustrator, maka Anda dapat mengikuti langkah :

  • Buka Adobe Illustrator > File > Document Color Mode > CMYK / RGB Color

CorelDRAW. Jika menggunakan Corel DRAW, maka Anda dapat mengikuti langkah :

  • Pilih objek pada gambar  > Fill Tool > klik Fill Color Dialog > pilih CMYK

2. Lakukan Cetak Proof Untuk meminimalisir terjadinya kesalahan ini, lakukan cetak proof pada digital printing. Perlu diingat bahwa cetak proof tidak dapat dilakukan pada semua digital printing. Hanya beberapa digital printing yang memiliki mesin yang telah dikalibrasi saja yang bisa mencetak proof. Untuk biaya cetak proof juga terbilang lebih mahal daripada mencetak pada digital printing biasa.

Memeriksa hasil desain serta file desain lebih seksama ialah salah satu faktor untuk mencegah terjadinya kesalahan pada cetakan.

× Whatsapp